Saturday, April 21, 2012

logika dan rasa, (yang semakin rumit) dengan dinamikaNya. :) serumit apapun itu, hakikatnya, kita hanya sedang ditarbiyah untuk mengerti #kode-kodeNya :)

Wednesday, April 18, 2012

Abi Kepada Anak-Anaknya

@felixsiauw

Abi Kepada Anak-Anaknya.


1. masih tersimpan imaji wajahmu di dinding kamarku | tak pernah kupercaya bahwa pernah kau semungil itu

2. sekarang kau telah tumbuh dengan ambisi yang besar | tinggi untuk digapai juga rentan tuk terkapar

3. dulu, engkau selalu memerlukanku dalam segala hal | namun sekarang engkau berdiri diatas kedua kakimu dan lakukan semua hal

4. dulu, namaku kau sebut saat kau meminta apapun | namun sekarang kau punya teman seluruh dunia yang siap membantu kapanpun

5. tapi, bila langitmu suatu saat runtuh, dan tiada siapapun yang tersisa | tengoklah kebelakangmu anakku, bersamaku engkau terasa

6. kemanapun pengembaraanmu, tengoklah anakku, kebelakangmu | dan ingatlah, kau takkan pernah sendiri, Abi selalu mendukungmu

7. aku selalu berpesan kepadamu, bahwa cinta yang sejati adalah mencintai Allahmu | dan jangan pernah lupakan hal itu

8. dan bila engkau menjaga hatimu agar selalu pada-Nya | sesal dan sedih, maka engkau akan selalu jauh dari mereka semuanya

9. engkau dapat melaju terbang setinggi langit anakku, sejauh yang mampu engkau pandang | namun ingat bumi akan selalu menarikmu datang

10. ada satu masa engkau akan merasa bahwa dunia adalah milikmu seorang | namun ingatlah bahwa semua yang fana pasti akan hilang

11. akan pula kau temukan masa dimana kau berjalan melawan arus dunia | dihempaskan arus kekejian, merasa putus dari karunia

12. bila seakan tak ada lagi harapan yang bisa kau saksikan | tengoklah di balik punggungmu, anakku, disana dirimu aku nantikan

13. sejauh apapun kesalahanmu, tengoklah anakku, dibalik punggungmu | aku akan menerimamu dengan pelukan terbaikku

14. aku tak bisa bersamamu selama-lamanya, ada waktunya aku akan pergi | atau engkau yang akan lebih dulu pergi

15. aku akan berat melepasmu bila tiba masa itu | katakan padaku saat itu dengan manis “Abi, saatnya bagiku membina hidupku”

16. aku tak bisa menahanmu dari mencintai, aku tak dapat menahanmu saat tiba waktu kau pergi | Demi Allah, lakukan dengan ridha Rabbii

Abi Kepada Anak-anaknya 29 Mei 2032
@felixsiauw


*****

di awal, tengah, dan akhir baca,

gak bisa gak inget orangtua.


Ummii.. Abii..


Love!

#hugtight

Skripsi, mungkin juga bisa menjadi satu penyebab, hilangnya sisi romantis akhir2 ini, :D

Tuesday, April 17, 2012

dan ketika Allah memberimu ranting yang *tiba-tiba* lebat luar biasa, maka yang harus dipersiapkan adalah akar yang semakin menancap kuat. [!]

Saturday, April 7, 2012

Saat berhadapan dengan orang-orang sukses itu, terkadang yang refleks tercetus dihati adalah "Maasya Allah, kok bisa yaa?" Maka jawabnya, 'Yaa bisa-lah , Zah' somehow, kalau Allah sudah berkata "Jadilah, Maka Jadilah!" yang penting usaha kita, BangBro NengSist. hap hap,, yuk, #bismillah :)

Tuesday, April 3, 2012

Terimakasih, kepada #teman - teman yang selalu mengingatku dalam doamu :D Terimakasih, utk #teman - teman semua... yg tak pernah selesai saya sebut satu persatu :) Sekali lagi, mohon doa teman2 semua, krn saya tak tau, dr hati #teman shalih/ah mana doa itu akan diijabah.. ^^ *trust me* Justru disaat-saat sendirimu, disaat itulah kau mengerti apa makna seorang #teman

Welcome: April 2012!

somehow, cuma sedang butuh penguatan diri lebih, 
buat saya pribadi. 
saat sedang optimis2nya, 
pesimis itu datang, tanpa diundang. 

ah, tak tahu kapan. 
sekarang, saya cuma bisa berusaha, semampu saya. 
sejauh apa yang saya bisa. 
tanpa memikirkan, harusnya begini--harus begitu--
--nanti kalau begini gimana--nanti kalau gak begitu gimana---


fiuuh,, saya cuma butuh menjalaninya. 
menikmati prosesnya. 
pada akhirnya, nanti yaa serahkan saja, 
: padaNya, urusanNya, kehendakNya. 


Mampukah terkejar untuk tahun ini?
Wallahu a'lam. 
 
yaa Allah, belajar realistis,, 
kalau memang bisa yaa ajaib. Aamiiiiiiiiiiiin 

kalau emang enggak, 
empat setengah tahun aja yaa Allah...
empat setengah tahun cukup,,, ya Allah yaa? 

***********************************************************************************


Jangan pernah sekalipun berdalih dengan alasan 'amanah' lain, 
yang memperlambat "kerjamu", menyelesaikan apa2 yang harusnya kau selesaikan. 

bukankah ketika Ia menyerahkannya padamu,
itu artinya Ia telah mengukur kapasitasmu, 'Izz ?
bukankah selalu tergambar jelas olehmu, akan kekataNya? 
"Laa yukallifullahu nafsan illaa wus'ahaa"

yang kau perlukan hanyalah:
ketenangan jiwa, kejernihan pikiran, keteduhan hati, kekuatan raga, 
mata yang akan semakin lama terbuka, 
kaki yang akan semakin jauh melangkah, 
otak yang akan semakin lama diajak berpikir, 
dan, 
tentu saja, 'Izz..
ruhiy yang tak pernah kering kau sodori berbagai nutrisi.....



*mintalah padaNya, pada Pemilik Segalanya*


April 2012-Jumaidil 'Ula 1433

Monday, April 2, 2012

"Satu peluru hanya bisa menembus satu kepala, tapi satu telunjuk (tulisan) bisa menembus ribuan bahkan jutaan kepala" (Sayyid Quthb)

"Tidak ada yang hilang dari sebuah kenangan. Tidak ada yang pergi dari hati." --Rembulan Tenggelam Di WajahMu, Tere Liye