Showing posts with label ngajar. Show all posts
Showing posts with label ngajar. Show all posts

Tuesday, December 27, 2011

Unforgettable Moment: PutihBiru

gak mau ninggalin mereka sebenarnya,, tapi yaa gimana, ini adalah salah satu proses hidup yang harus dilalui, #jiaa..

well, postingan kali ini,
saya mau menuliskan hal-hal manis, unik, aneh, dan.. wah pokoknya (mungkin) gak akan saya lupakan,
selama kemampuan mengingat saya itu masih baik., mozaik-mozaik hidup saya yang terdampar sementara, selama lima bulan lamanya, di sebuah tempat bernama : SMP Labschool Kebayoran

Hoke, inilah, hal-hal yang berkesan banget buat saya, selama 5 bulan lalu :

1. Kesempatan buat belajar banyaaaaaaak banget. Bertemu dengan orang2 hebat disana. #syukur.
buat Prof. Arief Rachman Hakim, Pak Ukim, Bu Yati, Bu Thya, Bu Yoan, Pak Iman, Ms. Shelma, dan semua Guru2 dan Karyawan. Sampe bintang2 tamu yang pernah diundang ke Labsky selama empatlimabulan saya disana. Pak HNW, Kakek Jamil Azzaini, Pak Roy Suryo, Bang AhmadFuadi, Mbak Alya Rohali, Fotografer yang saya lupa namanya, maap. Dan semua orang hebat yang jadi inspirasi saya.


2. 8C-8D-8E, yang superdupermantaps dan rameee.. haha.. seru!



3. Pernah lupa masuk kelas, padahal ada jam masuk kelas. Alhasil, ada beberapa anak yang  nyari saya ke Ruang BK. Dan ,, huwaa...memalukan sangat!  .
Saya pernah posting tentang hal ini disini.


4. Bocah lelaki kecil yang tiba2 lari2 ke arah saya dan teriak,, "Bu Izzaaaaaah... ", diiringi tingkahnya yang lincah. Haha. Berhasil membuat saya mau ketawa dan terharu. Secara, saat itu saya baru saja di perkenalkan di kelas tersebut bersama Guru Pamong saya.

5. Waktu lagi ngajar di kelas, tiba2 ada seorang murid ganteng.. 

"Ibu udah punya pacar belum, Bu ?" -dia-
'Ha? Hmm, menurut kamu ?' -saya-
"Sama saya aja yuk Bu, Mau gak Buuu ?" -dia-, denganmukasokserius tapi cengengesan. Haha..

#berhasil membuat saya kikuk, sesaat. hehe..

6. Membawakan materi, "I'm OK, You're OK", dan..

"Hayoo.. sekarang, coba kamu, sebutkan kelebihan yang kamu miliki apa ?" -saya, menunjuk seorang murid perempuan.
"Hmm, saya Bu ? Alhamdulillaah, sudah hafal 14 Juz" -Cut Jinan, dengan polosnya-

Maasyaa Allah, murid saya. Lagi-lagi.. *membuatsaya tutupmuka*


7. Pas mau masuk kelas, baru berhasil menaiki tangga terakhir di lantai3, tiba2 ada sesosok bocah kecil, beneran kecil, yang meluk saya! Dan refleks saya mengelak.  Aduuh.... semoga dia beneran belum baligh.


8. Beberapa anak yang curhat sampe nangis2 sama saya. Dan setelah itu kita sama-sama nemuin solusinya. #bahagia melihat mereka bisa tertawa lagi.


9. Beberapa anak yang saya tangani. Sesuatu banget deh mereka pokoknya. Allah, semoga mereka akan baik2 saja. Tetap bertumbuh. Dewasa. Satu lagi, semakin mengenalMu. Aamiin.

10. Momen Hari Guru, Anak2 OSIS with POMG buat acara buat para guru, tak terkecuali saya. Akhirnya, dari pintu gerbang, sampe ruangan, disuruh jalan di red carpet, di potret sana-sini. #berasartis 
Finally, diteriakin anak2, "Selamat Hari Guru, Buuuu.. "
#terharu (lagi!)

11. Waktu mau perpisahan sama mereka, pada nulis surat-suratkecil buat saya. Ada yang bikin terharu. Ada yang bikin senyumlebaaar.
Terakhir, waktu mereka nyanyiin lagu "Terimakasih" buat saya. Huaa.. #menggenang.
Next time, saya salin ke empi deh surat2nya,

**


Naa.,, ini tempat2 yang menyejarah, di empatlimabulanlalu,

ini sebagian gedung sekolahnya; SMP Labschool Kebayoran.



.Masjid Baitul 'Ilmi- Labsky.
yang kali pertama jadi tempat istirahat saya waktu pertama menjejak sekolah ini.

Tempat yang mendadak bising kalau menjelang dan selesai waktu shalat.
.Dzuhur dan Ashar.

Jadi, anak2 disini diwajibkan untuk selalu shalat Dzuhur dan Ashar Berjamaah
Eiya, beberapa kali saya juga ketiduran di masjid ini. Hehe..



dari teras masjid



Seneng deh, ngeliatin ramenya mereka lagi pada olahraga di lapangan..





















Naa, ini dia.. ruangan yang bisa bikin anak nangis jadi senyum




Beginilah suasana ngawas ujian, pengawasnya foto2 kayak saya. haha..
Anak2 pada jujur, sekalinya nyontek dan ketauan, nilai mereka
langsung "0".
Itu salah satu cara, menghadirkan efek jera buat mereka.
Alhasil, Gak ada yang berani gak jujur. ^^ Mantaps!


Maen2 di ruang Seni Rupa.






Nemuin bonekamonkey ini, lucu.. hhe. foto bareng deh kita,

















Terakhir, ini karikatur kita, anak2 PPL, ada Risa, Dini, DIles, dan yang paling bawah adalah Izzah.. hhe.. keren yaah..
Buatan Aseli dari Pak Asril, Guru Seni Rupa Labsky, Makasii ya Pak,,
kenangan banget deh..




Selalu ada campur tangan Allah, dalam setiap perjalanan hidupmu. Alhamdulillaah

Thursday, October 20, 2011

kekata polos mereka :D

kalau saya dikasih kesempatan cerita tentang pengalaman saya jadigurubeneran, (baca: PPL), sebenenarnya banyaaaaak banget yang mau saya ceritakan, aseli!
suka dukanya, semuanya jadi satu !
"tuntutan tugas PPL" yang menuntut saya harus bisa melakukan kegiatan ini-itu dalam waktu yang teramat singkat, setidaknya bagi saya. Yap, hanya dalam waktu empat bulan, tapi harus menyelesaikan beberapa program BK. Fiuhh.. .
eniwei, pada akhirnya saya sangatsangat menikmati hidup baru saya ini.

**
hoya, ini postingan sore2 dikala nunggu seorang murid yang mau ketemuan sama saya. Tapi belum dateng2 juga tuh bocah.. hmm..

##

dan hhee.. sore ini -lagi2- saya nyengirlebar dengan komentar polos seorang murid,

"Ibu.. Ibu kok masih muda sih Bu.. Mukanya kayak masih muda gitu Bu.. "

(hhe.. kesimpulan saya, mungkin dia mau bilang "Ibu blm pantes dipanggil Ibu2..)
kalau boleh juga, saya bersedia kok dipanggil kakakguru.

komen polos diatas sebenernya sudah yang kesekian,
sebelumnya juga udah ada yang iseng2 nanya ke saya,

"Bu.. Ibu tuh dipanggilnya Ibu atau Kakak aja ?"



ada lagi kekatapolos dari mereka, kejadiannya kemarin, pas saya lagi ngasih materi (ngajar) di kelas. Dan muncullah pertanyaan iseng itu,

"Bu.. Ibu udah punya pacar belum?", tanya seorang siswa.

"ha ? pacar ? hm.. menurutmu ?
", saya dengan pertanyaan balik.

"Sama saya aja yuk Bu, mau gak ?"
, tampang polos dia dengan ke-cengar cengir-annya.

hha..

dasarbocah.

##

ha... yang ditungguin belum dateng2 juga.

kamis. 201011
15:52

@sudutruangBeKa


Thursday, September 22, 2011

a Random Story


terkadang, rencana atau perkiraan akan berbeda seratusdelapanpuluhderajat dengan kenyataan yang terjadi.
Bagaimanapun, segalanya memang sudah digariskan, percaya kan ? 
#harus.


seperti pagi tadi,
awalnya saya berniat untuk meminta izin tidak bisa hadir ke sekolah (tempat saya magang), karena kondisi tubuh saya yang mulai melemah. lagi lemes. gak enak badan. bahasa gampangnya sih gitu, hhe..
tak tahulah, saluran pencernaan saya yang sedang sensitif akhir2 ini.
tapi Alhamdulillaah, sugesti diri tadi pagi yang mengatakan :
"Saya kuat kok berangkat. Masa gitu aja lemes. Sehat. Gak boleh sakit".

dan ternyata, taraaaa.. hhe.. sampe jam segini, saya masih betah di sekolah, padahal ditinggal sama temen2 kosan yang udah pada pulang duluan. Alasan pertama, karena saya masih betah. Alasan kedua, saya bingung di kosan mau ngapain, mau ngenet signal gak bagus . Alasan yang bukan jadi alasan sebenarnya, mau ngelanjut ngerjain tugas.. hhaa ..


sepanjang hari ini, saya dapetin satu poin (lagi!),

sugesti posotif buat diri sendiri itu mesti kudu harus! karena selanjutnya yang
akan mempengaruhi kita banget. Bisa atau Tidak, itu tergantung pada pikiran kita. trust me !


fiuuhhh..
selesai juga satu tugas tuntutan yang, mestinya, harus diselesaikan sekitar awal Syawal lalu. hhe..
ternyata cuma sehari-dua malem. Meski begadang..

##
selanjutnya, ternyata waktu itu berjalan cepeeeeettt banget ya.
kayaknya baru kemarin saya "kenal ruangan ini", "dikenalin ama guru2 sini", "dapetin anak murid yang jumlahnya seratusduapuluh", "kenal sama murid yang bikin saya takjub karena tingkah polanya yang selalu bikin saya ketawa, entah saya lagi seneng atau justru sebenernya marah". hmm..

oh my,  udah September akhir, mau jalan ke Oktober, dan nanti November.
dan itu artinya ?

saya akan pergi dari sekolah ini. huhuu..
bukan itu masalah sebenernya..
masalahnya,,
apa yang akan saya bawa dari sini ?

*ngelirik tugas.

##
oke, saya tinggal punya waktu beberapa bulan lagi,
kejar tugas,
tapi yang penting,
bukan hanya sekedar dikejar,
tapi kerjakan dengan hati.
Ambil semua pengalaman yang bisa diambil.
rasakan dengan rasa, sampaikan dengan jiwa. 


kelak,
saya akan rindu dengan tingkah pola "unik" mereka,
yang bikin marah saya justru berubah jadi tawa,
yang bikin saya takjub dengan mimpi2 besar mereka.
yang bikin wajah saya kaget melongo, dengan terikan "Bu Izzaaaaahh..", dengan setengah berlari ke arah saya.
hoho.
*terharu.

kelak,
bahagia saya bisa menjadi -sedikit saja- bagian dari hidup mereka.
gapai cita-citamu, wahai calon pemimpin bangsa.


: spesial buat calon2 dokter, arsitek, seniman, guru, insinyur, pembalap, presiden, fotografer, dan apapun profesimu, nak. Sejatinya,  kau adalah tetap calon pemimpin bangsa ini.

#senja Jakarta,
22 Sept 2011.
17.05
@basecamp-ku di sekolah ^^




mindmap masa depannya anak2ku :)

Wednesday, September 14, 2011

embarasssing

malu, lupa, plus sedih stadium empat,
saat lupa kalau ternyata ada jadwal ngajar masuk kelas.

Tersisa beberapa menit sebelum jam pelajaran berakhir, dan mendapat ungkapan kekecewaan langsung dari murid (in english pula) yang intinya
; "Ibu seperti membunuh kami, kami nunggu ibu daritadi disini..."


maafyaanak2ku

*eh? ternyata , tadi ada tawon yang masuk kelas, sampe murid saya,
si Vi*za memakai kata "membunuh".
hmm..

#Allah, tolong jangan buat aku lupa lagi,
hanya tidak ingin mengecewakan mereka,.

Wednesday, August 3, 2011

ngekost

begini ternyata rasanya ng-kos ?
keadaan yang pernah sempat saya idam-idamkan beberapa tahun lalu,
dan sekarang baru ditakdirkan, hehe..
yap, empat-lima bulan kedepan, sepertinya saya akan menikmati ruangan tak lebih 4x3 ini, -_-

begini ternyata rasanya ng-kos ?
saat mandiri ternyata memang menjadi sebuah keharusan,
sebelum mengurus suami. *loh.. ? hhe..

begini ternyata rasanya ng-kos ?
saat kerinduan pada umi abi, timbul juga...
saat rindu menyaksikan kenakalan masbro(s) dirumah,
pun kerinduan dengan si bocah kecil yang selalu bersemangat memuraja'ah hafalannya, seiring dengan aksi "selalu jawab"nya ketika kuberikan petuah petuah, haha..


**
tapi, disini,
saya sedang menjadi sisi lain diri saya,
haha..
secuil dari masa depan saya, mungkin.
yap, menjadi seorang Ibu dari seratusduapuluhanak yang unik-unik.
#belum siap mental sebenarnnya dipanggil Ibu, yaa mau tak mau, begitulah.



(edisiPPL, sedikit saja, to be continued) ^^

Saturday, April 23, 2011

Negeri gak Negeri, yang penting Ngaji.

bismillaah yaa rahmaan yaa rahiim..


satu ketika, di sebuah kelas bimbingan belajar.
seorang bocah perempuan kelas enam esde mengutarakan isi hatinya pada saya, padahal saat itu mereka tengah mengerjakan soal-soal try out un.

"kak, aku mah gak mau sekolah di negeri lagi.. Negeri sama swasta nih yah kak, udah kayak langit sama tanah!",
 ha? hehe, saya tersentak sembari menahan tawa, juga tak sabar tuk bilang.. (lawannya langit itu, bumi kali dek , bukan tanah, hehe)
hm, akhirnya terpaksa saya tahan benar2 respon tersebut, sembari mengatakan padanya, "loh kenapa ? oke, nanti pas selesai try out kita lanjutin ngobrol masalah tadi yaa .. "

**

hmm, yaya. anak muridku yang satu itu dulunya, pas kelas 1-5 sd, memang sekolah di salah satu SD swasta yang ber-embel-embel -IT di belakangnya. Tapi karena satu dan lain hal, pas kelas enam, dia jadi pindah ke sekolah negeri.
Ahya, gak cuma dia sendirian sih yang pindah, tapi dia berdua dengan temannya, yang juga murid bimbelku. Nah, yang bilang langit-tanah itu tuh yang bagiku rada kritis, kalo yang satunya lagi mah,, enjoy aja..


**
oke, sekarang saya mau coba paparkan pendapatnya, ini pure pendapat dia loh, bocah sd, baru mau esempe.

Baginya, sekolah negeri itu sangat berbeda dengan swasta, sebutlah SDIT.
Pokoknya semuanya beda, di SDIT, gak pernah tuh ada yang namanya nyontek, pas ulangan ngeliat buku ataupun nanya ke temen. Guru2 juga terkesan lebih care dengan para siswanya. Di SDIT juga ditanamkan betul2 yang namanya disiplin, gak ngobrol waktu guru lagi menjelaskan pelajaran, gak banyak bercanda, disiplin disini juga berarti punya targetan hafalan Quran tersendiri.
Masih kata si bocah tadi, temennya saja, yang ikutan pindah sekolah ke negeri, juga jadi berubah drastis, yang tadinya pendiam, sekarang jadi banyakan bercanda kalu belajar, suka nyontek, na..na..na..

**
hm, saya salut dengan kacamata dia dalam meng-observe sekitarnya. tapi di sisi lain, saya sungguh khawatir jika anak-anak semacam ini nantinya yang akan meng-sterilisasi dirinya dengan lingkungan di sekitarnya. Ketidakpercayaan diri ketika bergaul dengan lingkungan yang heterogen, karena tidak selamanya kita bisa ada di "Zona Nyaman".

ahya, kalau mendengar komentardankeluhan si murid saya tadi itu, saya jadi teringat dengan diri saya sendiri dan juga adik2 saya.

saya ini anak negeri.
yup, maksudnya, dari esde sampe kuliah, saya berada di instansi milik negara. tapi Alhamdulillaah, kalau ilmu agamanya sendiri, saya sudah mengenyam TPA (Taman Pendidikan Al Quran) juga MDA (Madrasah Diniyah Awaliyah) sejak esde hingga esempe.

nah, kalau adik2 saya, rata2 mereka mengenyam pendidikan itu, yang ber-embel2 -IT, meskipun ada juga yang melanjutkan ke negeri, tapi setidaknya pas esdenya, sdit. Tapi ada juga yang mengikuti jejak saya, yang sekarang baru kelas 1 sd negeri , hehe.

**
negeri ataupun swasta, bagi saya sama aja.
Asal semua keilmuan itu, diimbangi dengan bekal2 ilmu agama, misalnya kayak saya nih, walau negeri, tapi ngaji.. hoho..

Nah tapi nih ya, kalau emang masih anak2 banget, baiknya sih memang dimasukin ajah ke sekolah2 yang berbau agama, sdit misalnya. Karena satu hal yang tak bisa dipungkiri, adalah mengenai proses pembentukan jati diri, namanya juga lingkungan, kaitan dengan psikologis itu sangat-sangat erat, apalai masa-masa sd, anak-anak yang masih butuh modelling.


Naa, nanti pas udah SMP, SMA, Kampus, biarin aja sih anak tumbuh dan kembang berdasarkan apa yang ia mau, biar nantinya bisa berafiliasi bukan hanya dengan kalanganyang memangsudahmengerti.



#hoamm,, akhir2 malam ini, masih mau digunakan buat ngelanjutin baca buku nih, jadi bersambung aja yaa,, kalau emang nanti ada yang mau disambungin

maaf kalau ditulis sangat berantakan