Tuesday, April 13, 2010
dari gerak atom hingga rotasi galaksi, semuanya bertasbih !
Dalam kesempatan kali ini, izinkan saya untuk men-share-kan isi buku tersebut yang –bagi saya- keren banget dan insya Allah membuat kita semakin merasa kerdil di hadapanNya. Sungguh, tak ada sedikitpun kesombongan yang bisa kita banggakan.
Ohya, sebelumnya..
ingin sedikit bersenandung.. ;p
Mengapa bintang bersinar ?
Mengapa air mengalir ?
Mengapa dunia berputar ?
Lihat segalanya lebih dekat, dan kau akan mengerti..
**
Baiklah.
Buku yang saya maksud tersebut berjudul :
Bahkan Jagat Raya pun Bertasbih
Ilustrasi Alunan Tasbih Dari Gerak atom Hingga Rotasi Galaksi
Penulis : Dr. Ahmad Syawqi Ibrahim
“Apakah kamu tidak mengetahui bahwa apa yang dilangit, apa yang ada dibumi, matahari, bulan, bintang, gunung, pepohonan, binatang melata, dan sebagian besar manusia, bersujud kepada Allah?”
(QS. Al Hajj: 18)
Dari semua penjelasan yang ada dalam buku ini, memang sejatinya telah terangkum dalam bahasa Allah sendiri. Ya. Al Hajj ayat 18.
Semua itu, pasti berawal dan berakhir pada Dia.
Allah. Nama teragung dan termulia. Pun setelah membaca buku tersebut, didalamnya terangkum (mungkin) akar kata nama Allah.
• Kata Allah mungkin berasal dari kata aliha, yang berarti: bergegas menuju, bergantung pada.Jelas, maksudnya setiap kita mesti bergantung padaNya di setiap waktu dan keadaan.
• Mungkin pula kata Allah berakar kata alaha, yang berarti melindungi dan memberi pertolongan. Ya. hanya Allah-lah sebaik-baik pelindung dan penolong.
• Mungkin pula kata Allah memiliki akar kata alaha, yang berarti; suka dan menaruh perhatian, atau kata laha yang artinya tertutup.
‘Allah’ juga merupakan sebuah nama yang unsur-unsur pembentuknya selalu menunjuk kepadaNya. Allah. Terdiri dari tiga huruf, yaitu alif, lam, dan ha.
Bertiga huruf-huruf itu membentuk sebuah kata : Illah (Tuhan), yang menunjuk kepada Allah.
Jika huruf pertama (alif) dari kata Allah dihilangkan, akan terbentuk kata Lillahi, yang berarti bahwa segala sesuatu adalah milik Allah.
Jika dua huruf depan dihilangkan, akan terbentuk kata lahu, yang juga berarti bahwa segala sesuatu adalah milikNya.
Jika huruf terakhir hanya sendiri, akan terbentuk kata hu, yang berarti “Dia”, “Allah”, tak ada yang lain.
**
Selanjutnya..
Apa itu tasbih ?
Tasbih adalah menyucikan dan mengagungkan Allah.
“Apa yang ada dilangit dan apa yang ada dibumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Maha Mulia lagi Mahabijaksana”. (QS. Al Hasyr: 1)
(Lagi-lagi) saya baru mengetahui sekaligus mendapat jawaban dari sekian pertanyaan saya setelah saya membaca buku ini, meskipun sebenarnya, pertanyaaan baru-pun muncul lagi dalam benak saya.
Begini. dalam buku tersebut dijelaskan:
Istilah bumi dalam ayat agung tersebut menunjuk kepada nama jenis benda, yaitu planet. Jadi, yang dimaksud dengan bumi adalah seluruh planet sejenis bumi yang kita kenal dan kita huni ini. Langit yang tujuh ternyata menampung miliaran matahari dan setiap matahari dikelilingi oleh planet sejenis bumi. Tidaklah benar anggapan bahwa hanya ada satu bumi di tujuh lapis langit.
Segala sesuatu di alam semesta ini,
dari butiran pasir hingga gunung menjulang,
dari kuntum mawar hingga pohon rindang,
dari manusia hingga serangga, dari inti atom hingga planet besar,
dari bintang ‘kecil’ hingga galaksi luas, ke-semua itu, bertasbih padaNya.
Tasbih langit dan bumi beserta isinya kepada Allah dinyatakan oleh Allah dalam kalimat berita, bukan perintah. Artinya, hanya manusia yang diperintahkan secara khusus oleh Allah untuk bertasbih, sedangkan makhluk lain, tanpa perlu diperintah, telah difitrahkan olehNya untuk selalu bersujud, shalat, dan bertasbih kepadaNya.
Mungkin kita pernah berdalih bahwa tak semua manusia bertasbih padaNya. Ya. Memang benar, bahwa pikiran, ucapan, dan tindakan kita tidak selamanya taat untuk bertasbih kepada Allah, tetapi di setiap molekul dalam raga kita dan setiap sel dalam tubuh kita terus menerus bertasbih kepada Allah, tanpa henti. Sel-sel itu bertasbih kepada Allah sesuai dengan fitrah penciptaanNya.
Tak ada satupun makhluk yang bisa lari dari fitrahnya kecuali ia akan binasa.
Dari sinilah kita memahami karakter tasbih makhluk hidup seperti hewan dan tumbuhan, serta benda mati seperti pasir.
**
“Dan Dialah yang telah menciptakan malam dan siang serta matahari dan bulan. Masing-masing dari keduanya beredar (yasbaah) pada garis edarnya”. (QS. Al Anbiya : 32)
Kata ‘yasbaah’ (beredar) meniscayakan sebuah gerakan sendiri-sendiri. Sebagaimana yang telah diungkapkan oleh ilmuwan astronomi bahwa matahari, bulan, dan planet2 beredar di luar angkasa pada garis edarnya masing2.
Namun ternyata (seperti biasa).. Al Quran sudah lebih dulu mengungkap hal ini :
“Dan demi (segala) yang beredar dengan sungguh-sungguh beredar”
(QS. An Naazi’at : 3)
**
“Dan matahari berlari (tajrii) di tempat peredarannya. Demikianlah ketetapan Sang Mahaperkasa lagi Maha Mengetahui” (QS. Yasiin : 38)
Muslim meriwayatkan sebuah hadits dari Abu Dzar r.a :”Aku pernah bertanya kepada Rasulullah SAW tentang arti firman Allah SWT : ‘Dan matahari berlari di tempat peredarannya’. Beliau SAW menjaab : ‘Tempat peredarannya ada di bawah ‘Arsy’”.
Fakta yang sama disebutkan dalam banyak riwayat. Matahari dihubungkan dengan perbuatan dan gerakan: berlari, pergi, sujud, bangkit, kembali, terbit, bangkit, lalu berlari lagi. Itu semua adalah gerak aktif pola melingkar. Pola matahari melintasi orbitnya sebagaimana ditemukan oleh para astronom modern saat ini.
Masyaa Allah!
Teringat penggalan ayat kursi (QS. Al Baqarah: 255):
“...Kursi Allah meliputi langit dan bumi”.
Dalam suatu riwayat Rasululah SAW bersabda : “Wahai abu Dzar, langit yang tujuh berikut bumi yang tujuh dibandingkan dengan Kursi hanyalah bagaikan sebuha cincin yang tergeletak di sebuah tanah lapang yang luas membentang. Dan, keutamaan ‘Arasy atas Kursi laksana keutamaan tanah lapang nan luas membentang atas cincin itu”.
Dari Al Qur’an kita mendapat informasi bahwa seluruh benda alam berada di tengah-tengah Kursi dan Kursi berada di tengah-tengah ‘Arasy.
Mmm... sebenarnya masih banyak lagi macam-macam tasbih yang dijelaskan dalam buku ini, namun maaf hanya segini, berhubung segala keterbatasan. (So, silahkan membaca buku ini).
Ada tasbih komet, planet, petir, burung, gunung, serangga, biota laut, tumbuhan, bahkan hingga benda mati seperti batu-pun ikut bertasbih, sebagaimana dalam QS. Al Baqarah : 74, “Padahal diantara batu-batu sungguh ada yang mengalir sungai-sungai darinyadan diantaranya sungguh ada yang terbelah lalu keluarlah mata air darinya dan diantaranya sungguh ada yang meluncur jatuh , karena takut kepada Allah”.
Pada akhirnya...
“Dan tidak ada sesuatupun melainkan bertasbih dengan memujiNya, tetapi kalian tidak mengerti tasbih mereka. Sesungguhnya Dia Maha Penyantun lagi Maha Pengampun”
(QS. Al Isra’ : 44)
Subhanallah wal hamdulillaah Wa Laa illaa ha illallaah Wallaahu Akbar !!!
Monday, April 12, 2010
Dan perkelahian hati itu,, Menyakitkan..perih..
Sunday, April 11, 2010
"Disini terlihat. Medan yang membentang luas, penuh sesak oleh manusia dalam dinamika paling mendesak, saling berlomba dan saling mendorong mencapai berbagai tujuan.. Tetapi di belakang itu semua, ada tangan Yang Maha Bijaksana lagi Maha Mengatur, yang memegang semua kendali dan menuntun parade saling berdesakan, saling menjatuhkan, dan saling berlomba cepat itu, ke arah kebaikan, kemaslahatan, dan pertumbuhan, di akhir perjalanan" (Sayyid Quthb)
Guru Kehidupan
disuapi ilmu dan didikte habis-habisan
Ada yang cukup belajar dari katak yang melompat atau angin yang berhembus pelan lalu berubah menjadi badai yang memporak-porandakan kota dan desa.
Ada yang belajar dari apel yang jatuh disamping bulan yang menggantung di langit tanpa tangkai itu.
Ada guru yang banyak berkata tanpa berbuat.
Ada yang lebih pandai berbuat daripada berkata.
Ada yang memadukan kata dan perbuatan.
Yang istimewa diantara mereka, bila :
“Melihatnya engkau langsung ingat Allah, ucapannya akan menambah amalmu dan amalnya membuatmu cinta akhirat”
Yang tak bisa belajar dari guru alam dan dinamika lingkungannya, sangat tak berpotensi belajar dari guru manusia.
Yang tak dapat mengambil ibrah dari pelajaran orang lain, harus mengambilnya dari pelajaran sendiri, dan untuk itu ia harus membayar mahal.
Bani Israil bergurukan Nabi Musa as, salah satu Ulul ‘Azmi para rasul dengan azam berdosis tinggi. Bahkan leluhur mereka nabi-nabi yang dikirim silih berganti. Apa yang kurang ?
Ibarat meniup tungku, bila masih ada api di bara, kayu bakar itu akan menyala.
Tetapi apa yang kau hasilkan dari tumpukan abu dapur tanpa setitik api, selain kotoran yang memenuhi wajahmu?.
**
(Syaikhut Tarbiyyah, Allahyarham Rahmat Abdullah _ARA_)
Friday, April 9, 2010
dan memang. Semakin kau belajar, semakin pula kau merasa bodoh. Kau tanyakan mengapa ? Karena begitu ke-MAHA LUAS-an ilmuNya, yang tak akan pernah kan habis untuk dikaji. Sebaliknya, semakin kau enggan untuk belajar, justru membuat kau merasa 'pintar sendiri'. Duhai Rabbi, jadikan diri ini selalu menjadi pembelajar sejati.. ;)
Monday, March 29, 2010
dan ketika ruhiy di nomorsekiankan.. tak sadarkah kau kalau pancang kekuatan yang ada padamu itu ada padanya, dariNya...! dan ketika ketidakterjagaan ruhiy itu semakin menjadi maka keTIDAKberkahan sejatinya tengah menyelimutimu... Astaghfirullah.. tetapkan aku selalu ada dalam penjagaanMu,..
Tuesday, March 23, 2010
Mengangeni. semuanya...
Kangen kumpul bareng sa-udara seFIP, Kampus Hijau UNJ
Kangennnnn bintangggg...
Kangen semuaaaaaaaaaaaaaaaaaanya.
Kangen pantai.
Kangen ombak.
kangen pasir..
kangen naek perahu.. ;p
kangen jeprat-jepret bareng2..
kangen nge-guyon bareng..
kangen semilir anginpantaiiii....
hushhhhhhhhhhhh..... (gak gitu juga sih bunyinya..)
kangen nge-bolang.
kangen gunung.
kangen dingin.
kangen curug.
kangen ‘diomelin’
kangen petuah2 dari para tetua (hhe, peace kakak2... J)
kangen ‘capek’-nya.....
kangen ( pengalaman pertama itu, _________________ )
langit malam.
begadang. jama’ah(an).
bintang-bintang.
teleskop. terus....
neropong.
kangen ...
pengen lagi....
takjub atas ke-Maha Karya-Nya; saturnus, orion, lupus, scorpius, centaurus, crux, vega (gak sempet ngeliat, keburu ketutup awan lagi langitnya, huhu..), and my fav... alpha centauri-terang banget, asli.
Dan masih banyak lagi (sebenarnya) yang belum mampu ku identifikasi.
kangen...
kapan lagiiiii yah......................??????
kapan lagi yah momen itu tercipta untukku (lagiiiiii........)
merinduinya, sungguh.
dan terakhir, kangen untuk ‘mengemasnya’ lagi.
Mengapa, ah, spirit itu rasanya sedang tak ada. atau tak mau... ?
Hitam.. Pekat,.. Masihkah ada Putih ?
dalam ruang baru.
berbeda, tentu.
dalam gelap, hitam, dan pekat.
namun seperti masih ada yang berpijar.
dan ku tatap, kutatap.. dalam-dalam..
dan ku tatap lagi... lekat-lekat.
hati yang harus selalu ku warnai dengan keterjagaan ruhiy agar Ia senantiasa menyinari
Duhai Yang Tercinta,
sudikah Kau memberikan secercah cahayaMu ?
agar ku tak terus larut dalam kepekatan yang mulai kurasa ini .... ?
dan..
mulai...
ku terus melangkahkan kaki, lari.
menerobos kepekatan yang terasa
tanpa peduli, tapi masih tetap mencari..mungkin ia memang ada di dasar hati.
dalam harap, meski sesekali ragu masih terasa menyelimuti.
dan selalulah kuyakini dalam diri, bahwa tak akan pernah ada keraguan dalam janjiNya.
Friday, March 19, 2010
berapa lama lagi ??
Subhanallah..
Clock
Labels
- amazing (3)
- aneh (6)
- baginda (1)
- berjuang (1)
- bimbang (6)
- biografi (1)
- bisikanjiwa (6)
- buku (7)
- bunda (3)
- cas (1)
- catatanskripsi (3)
- cerita (32)
- convers (4)
- copas (15)
- dakwah (5)
- dijalan (2)
- duainsanmulia (1)
- dunialainku (4)
- dzikrulmaut (2)
- famz (1)
- favorit (6)
- hikmah (6)
- imaji (1)
- isengaja (3)
- kalamerz (6)
- kangennulis (1)
- kisah (5)
- korelmelko (2)
- kutipan (6)
- lihatlahsemesta (2)
- lirik (5)
- makanan (1)
- memori (5)
- mengajar (1)
- milad (2)
- mimpi (1)
- ngajar (6)
- nguli-ah (1)
- nguliah (5)
- nuraniku (3)
- obrolan (1)
- pelajaranmoral (2)
- pendidikan (4)
- poem (6)
- poems (1)
- quotes (2)
- quran (5)
- ramadhaan (9)
- referensi (1)
- refleksi (30)
- rekomitmen (7)
- renungan (35)
- sajak (2)
- sekedartau (2)
- sepintas (67)
- sists (16)
- sky (1)
- sohibukhuwwah (18)
- sokanalogi (3)
- solilokui (12)
- spirit (21)
- tarbawi (2)
- tentangcinta (7)
- tentangnya (4)
- totalitas (4)
- ukhuwwah (2)
- ungkapanhati (31)
- yangjadikenangan (5)
You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "